Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Investasi Saham Yang Benar Bagi Pemula

    Cara investasi saham masih banyak yang belum paham 100 persen. Risiko tinggi saham, gak berarti selalu rugi. Pasalnya, potensi untungnya juga besar.

    Masih banyak yang belum paham soal cara investasi saham yang baik. Padahal, investasi ini bisa sangat menguntungkan meski risikonya tinggi.

    Investasi saham tentu bisa menjadi sarana untuk mewujudkan cita-citamu yang satu ini. Karena dengan membeli saham, kamu sama saja dengan membeli perusahaan yang bersangkutan.

    investasi saham, investasi saham bagi pemula, cara investasi saham, belajar investasi saham

    Investasi Saham menjadi salah satu investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang yang sangat bagus, maka dari itu jika kamu juga tertarik untuk bermain saham kamu perlu memahami dengan benar bagaimana cara investasi saham. Berikut ini  cara yang bisa dilakukan untuk mulai investasi saham bagi pemula.

    Cara Investasi Saham untuk Pemula

    Walaupun sedang naik daun, tapi beberapa orang merasa takut untuk memulai investasi saham. Padahal, cara memulai investasi saham untuk pemula tidak terlalu sulit, asal kamu memiliki kemauan dan tekad yang kuat serta ilmu yang cukup. Coba cara-cara berikut ini:

    Alokasikan Waktu untuk Belajar

    Sudah barang tentu jika kita ingin berkecimpung dalam suatu hal lebih baik kita memperbanyak ilmu mengenai hal tersebut, tak terkecuali dengan investasi saham. Langkah pertama sebelum kamu mulai transaksi saham, luangkanlah waktu untuk mempelajari seluk-beluk tentang saham terlebih dahulu. Pelajari dasar-dasar investasi saham, pahami istilah-istilah yang sering digunakan, dan juga asah kemampuan kamu dengan memakai beberapa akun trading yang disediakan untuk simulasi perdagangan di pasar saham, contohnya Stockbit. Kamu juga bisa bergabung ke komunitas yang khusus membahas saham, menonton YouTube, atau membaca buku yang ditulis para ahli saham Indonesia.

    Pilih Sekuritas yang Tepat dan Terjamin

    Nah, setelah kamu memperdalam ilmu tentang saham, langkah selanjutnya adalah mempelajari sekuritas-sekuritas atau broker saham. Sangat penting untuk mengetahui apa saja sekuritas yang ada karena terhitung banyak jumlahnya. Sebaiknya kamu tidak asal memilih broker atau sekuritas, karena masing-masingnya memiliki biaya transaksi yang berbeda atas pembelian dan penjualan saham. Semakin kecil biayanya, kamu bisa semakin diuntungkan. Tapi belum tentu perusahaan sekuritas yang menerapkan tarif mahal selalu buruk, karena bisa saja pelayanannya lebih bagus dan aplikasinya lebih memuaskan. Pilih sekuritas yang tepat sesuai dengan yang kamu butuhkan dan terjamin bagus dengan melihat track record yang tersedia.

    Pahami Indeks Saham

    PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki sejumlah 35 indeks saham. Hal ini sangat penting untuk diketahui para investor saham pemula. Indeks saham merupakan ukuran statistik yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga atas sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu serta dievaluasi secara berkala. Tujuan dari indeks saham adalah mengukur sentimen pasar, Bagi investor pemula bisa mencoba untuk investasi saham-saham yang terkumpul dalam indeks LQ45 dan IDX30, sebab saham indeks tersebut nilai likuiditasnya cukup tinggi. Istilahnya kamu bisa bermain cantik dan aman dengan risiko minim.

    Kenali Perusahaan dan Industrinya

    Selanjutnya, pelajari dan analisa kondisi perusahaan. Seperti misalnya mencari tahu latar belakang dan sepak terjang perusahaan dalam pengembangan usaha. Pertimbangkan juga faktor eksternal yang bisa mempengaruhi nilai saham perusahaan itu nantinya, seperti isu sosial politik yang bisa menyebabkan sahamnya mudah anjlok.

    Mulai Perhatikan Kondisi Ekonomi dan Politik

    Menghindari untuk membeli saham saat harganya sedang turun memang tidak salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar. 

    Selain kondisi ekonomi, kondisi politik juga sering mempengaruhi pergerakan harga saham walaupun tidak secara langsung. Maka dari itu kamu harus selalu peka dan memperhatikan situasi ekonomi dan politik untuk membantumu mengambil keputusan.

    Beli Saham Blue Chip

    Saham blue chip merupakan salah satu jenis saham yang relatif tahan goncangan. Maka dari itu saham ini cocok banget buat para investor pemula yang takut dengan harga saham yang tiba-tiba anjlok karena berbagai macam faktor. Walau tidak menutup kemungkinan saham blue chip bisa mengalami penurunan, tapi sangat kecil untuk sampai bisa terjun bebas dan rugi besar. 

    Manfaatkan Saham dengan PER Rendah

    Pemula bisa mencoba untuk memanfaatkan saham dengan PER yang rendah. Price to Earning Ratio atau rasio PE (PER) merupakan alat penghitungan harga saham suatu perusahaan dibandingkan dengan keuntungan tahunan perusahaan. Saham ini memiliki laba per saham yang relatif tinggi dibanding harga sahamnya. Tingkat rasio menunjukkan tingkat kepercayaan investor pada kinerja perusahaan, sehingga semakin tinggi rasio PE maka semakin besar kepercayaan investor.

    Jangan Mudah Menyerah

    Kunci dari keberhasilan dari berinvestasi saham adalah konsistensi dan kesabaran. Selalu optimis, pantang menyerah, dan tidak takut mengambil risiko akan membuatmu semakin kuat bertahan investasi saham demi mendapatkan keuntungan. Jangan keburu takut akan risiko gagal atau ingin cepat kaya, selalu tanamkan mindset tersebut bahkan sebelum kamu memulai. Kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh mindset karena membawa dampak yang signifikan.

    Cara Investasi Saham Online

    Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa investasi saham secara online.

    Buka Rekening Saham di Sekuritas

    Tahap pertama memulai investasi saham secara online adalah dengan menentukan perusahaan sekuritas atau broker yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru kemudian kamu harus membuka rekening saham. Rekening saham wajib dimiliki karena digunakan untuk bertransaksi. Untuk lebih jelasnya kamu bisa baca pada artikel ini aplikasi saham untuk pemula

    Setor Dana Sebagai Modal

    Setelah kamu berhasil membuka rekening saham, selanjutnya lakukan penyetoran dana untuk melakukan transaksi saham.

    Unduh Software Online Trading

    Nah, untuk bisa bertransaksi saham secara online maka kamu perlu mengunduh software maupun aplikasi online trading yang sudah disediakan oleh broker di mana kamu membuka rekening. 

    Pada saat kamu membuka rekening, biasanya kamu juga akan dikirimi username dan password melalui email yang bisa digunakan untuk login ke software atau aplikasi tersebut. Di dalam software, kamu bisa melihat deposit dana yang sudah disetor dan juga untuk transaksi jual-beli saham.

    Beli Saham Online

    Melalui software online trading, kamu sudah bisa memulai untuk membeli saham secara online. Beberapa langkah yang harus kamu ikuti antara lain:
    • Tentukan terlebih dahulu saham yang ingin kamu beli, sebaiknya kamu menghafal atau mengingat kode sahamnya terlebih dahulu agar lebih mudah
    • Pilih saham tersebut
    • Ketika melakukan order, kamu akan diminta untuk menentukan harga berapa kamu ingin membeli saham tersebut. Di dalam aplikasi akan terlihat harga penawaran (bid) dan harga penjualan (offer)
    • Jika kamu ingin pembelian efektif, pasang harga beli yang sama dengan harga penjualan terendah, maka kamu akan langsung mendapatkan saham tersebut
    • Kalau kamu ingin harga beli yang lebih murah, maka pasang harga di bawah harga jual terendah, yang berarti kamu harus rela mengantre sampai ada penjual yang menurunkan harga jual ke harga beli yang kamu pasang

    Jual Saham Online

    Selain membeli saham, kamu juga bisa menjual saham secara online. Caranya juga sangat mudah, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
    • Pilih saham yang kamu miliki, kemudian tentukan harga jual dan jumlah lembar saham yang ingin kamu jual
    • Penentuan harga jual akan menentukan seberapa cepat transaksi bisa dilakukan. Kalau kamu ingin segera menjual saham, sebaiknya kamu pasang di harga beli tertinggi di pasar saat itu. Akan tetapi kalau kamu ingin hasil penjualan yang lebih besar, pasanglah di harga jual yang lebih tinggi, akan tetapi ada konsekuensinya tersendiri.

    Beli Saham Blue Chip

    Saham blue chip merupakan saham dari perusahaan dengan kualitas terbaik yang dijual di bursa dan dianggap paling aman serta menjanjikan stabilitas keuntungan. Kalau kamu sedang mencoba investasi saham secara online, membeli saham blue chip adalah cara terbaik untuk meminimalisir risiko, terutama bagi pemula. 

    Biaya Transaksi Saham Online

    Agar bisa menyelesaikan transaksi saham secara online, kamu perlu membayar fee atau biaya atas transaksi perdagangan saham kepada broker yang mengeksekusi order transaksi. setiap broker memiliki ketentuan yang berbeda

    Lakukan Analisis Fundamental

    Salah satu metode menentukan nilai atau harga saham disebut dengan Analisis Fundamental. Analisis ini menggunakan laporan keuangan sebagai dasar untuk menentukan dan menghitung harga saham yang wajar di harga berapa. Untuk bisa melakukan analisa fundamental dibutuhkan pemahaman laporan keuangan yang baik dan pengetahuan soal bisnis saham tersebut. 

    Cara Investasi Saham Jangka Panjang

    Investasi saham bisa dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, investasi saham jangka panjang disebut lebih aman dan menguntungkan, sebab menjamin keuangan yang stabil pada 10-15 tahun kemudian. Selain itu, investasi saham jangka panjang juga memiliki risiko yang lebih rendah dan dengan cara memilih perusahaan yang tepat, keuntungan yang bisa diperoleh bisa mencapai tak hanya 100% tapi juga berkali-kali lipat. Bagaimana sih caranya? Simak di bawah ini.

    Teguhkan Niat dan Tujuan Investasi

    Membeli saham berarti kamu mempercayakan sejumlah dana yang kamu keluarga untuk jadi modal perusahaan tersebut. Yang berarti kamu juga mempercayai perusahan tersebut untuk bisa memberikan keuntungan (return) maksimal dengan produk dan kualitas jasa yang dihasilkan. Dalam investasi jangka panjang, kita harus lebih memercayai diri sendiri, jangan terlalu menuruti atau mengikuti pendapat orang karena apabila terjadi kerugian mereka tidak ikut mengalami.

    Kenali Perusahaan dan Bisnisnya

    Memercayakan sejumlah dana yang kamu miliki untuk jadi modal perusahaan maka kamu tidak bisa sembarangan memilih perusahaan tersebut. Kamu harus mengenali jenis usaha yang dikerjakan, misal dari segi produk yang dihasilkan, laporan keuangan terakhir, kondisi bisnis di era sekarang, Semakin lengkap informasi yang kamu peroleh, maka akan semakin akurat keputusan yang kamu ambil, sehingga bisa meminimalisir kerugian dalam investasi saham jangka panjang.

    Pilih Strategi yang Tepat

    Untuk bisa dinikmati dalam jangka panjang, kamu memerlukan strategi yang tepat dan aman. Salah satu contoh strategi yang bisa kamu lakukan adalah berinvestasi saham blue chip yang memiliki risiko minimal. Atau kamu juga bisa menanam investasi pada perusahaan yang memiliki barang dan jasa yang kamu gunakan sehar-hari.

    Hindari Terbawa Emosi

    Para investor kerap didorong oleh sentimen optimis, euforia, kecemasan, penolakan, takut, dan berbagai emosi negatif lainnya. Tidak perlu memantau pergerakan harga saham setiap hari, cukup sesekali dan ikuti berita tentang pasar modal dari media terpercaya.

    Lakukan Analisis dan Review Berkala

    Investasi saham apapun tetap penting untuk terus melakukan analisis dan review berkala, bisa sebulan sekali, tiga bulan sekali, enam bulan sekali, atau bahkan setahun sekali. Jika kamu melihat ada saham yang kurang bagus kinerjanya, contohnya produknya gagal di pasaran atau merugi, maka bisa kamu ganti dengan saham lain yang lebih baik.

    Cara Investasi Saham Modal Kecil

    Banyak yang masih berpikir bahwa investasi saham memiliki cara yang rumit dan membutuhkan modal yang sangat besar, padahal sangat mungkin untuk memulai investasi saham dari modal yang kecil sekalipun. Berinvestasi saham dengan modal kecil bisa membantu kamu untuk menabung untuk masa depan, namun tetap memerlukan kesabaran dan kecermatan dengan melakukan cara investasi saham di bawah ini.

    Pilih Sekuritas dengan Setoran Rendah

    PIlihlah perusahaan sekuritas yang memiliki atau memperbolehkan setoran awal yang rendah atau kecil. Di luar itu, pertimbangkan juga biaya transaksi yang ditawarkan sebelum memilih. Biaya ini meliputi biaya pembelian dan penjualan saham. Setoran awal dan biaya transaksi yang rendah bisa membantumu menekan modal agar tidak terlalu banyak.

    Investasi Pada Satu sampai Dua Perusahaan

    Dengan modal kecil, sebaiknya lakukan investasi pada perusahaan besar yang sudah dikenal dengan publik. Pilih juga perusahaan yang memiliki kinerja yang bagus dan cocok dengan modal yang kamu miliki. Carilah yang memiliki saham dengan harga di bawah Rp1.000,- per lembarnya.

    Pilih Indeks Saham yang Tepat

    Indeks saham berfungsi untuk mengukur perubahan harga dari suatu pasar atau sebagian dari pasar tersebut. Untuk kamu yang ingin memulai investasi saham dengan modal kecil, coba pilih saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 atau IDX30. 

    Pantau Pergerakan Ekonomi

    Memantau pergerakan ekonomi adalah langkah penting dalam cara investasi saham yang baik, baik ekonomi di dalam maupun luar negeri. Dengan mengetahui situasi pasar saham, kamu bisa memprediksikan pergerakan saham yang kamu miliki. Sebaliknya, jika kondisi pasar memburuk, tahan diri untuk membeli atau menjual saham.

    Rajin Lakukan Analisis Fundamental Pantau

    Selain memantau pergerakan ekonomi, sosial, ataupun politik, kamu juga harus sering melakukan analisis fundamental terhadap saham yang kamu beli. Analisis ini akan membantumu dalam memutuskan untuk membeli atau menjual saham yang kamu miliki.

    Bagaimana Cara Investasi Saham yang Benar?

    Baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, terus menerapkan cara investasi saham yang baik dan benar itu sangat penting. Masih bingung bagaimana cara investasi saham yang benar? Coba simak kesimpulannya di bawah ini.

    Beli Saham Tiap Kuartal

    Dalam berinvestasi secara rutin, sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk membeli saham tiap kuartal, yakni tiga bulan sekali atau sebanyak 4 kali dalam setahun pada waktu-waktu tertentu. Kamu bisa membeli saham yang terlihat murah dengan fundamental yang mendukung. Periode terbaik untuk membeli saham yaitu pada bulan Mei, Agustus, November, dan Februari, karena pada bulan tersebut perushaan sudah merilis laporan keuangan, bisa menjadi pertimbangan kamu untuk membeli saham tersebut.

    Pelajari Kondisi Perusahaan dan Industrinya

    Mempelajari latar belakang dan sepak terjang perusahaan dalam pengembangan usaha sangat penting sebelum membeli saham. Perbanyak membaca berita bisnis terkait perusahaan tersebut, bertanya kepada ahli investasi saham, berkonsultasi dengan perencana keuangan pribadi, atau dengan konsultan di perusahaan sekuritas.

    Beli Saham Perusahaan dengan Kondisi Baik

    Saat kamu memutuskan untuk membeli saham suatu perusahaan, pastikan kamu membeli di perusahaan yang memiliki kondisi baik. Perbanyak informasi terkini dari perusahaan tersebut, apakah tengah berkembang dengan sehat atau tidak, sedang untuk atau justru merugi. Dan pelajari juga rencana bisnis perusahaan tersebut, misalnya ekspansi, akuisisi perusahaan baru atau malah justru ada penyusutan bisnis.

    Beli Saham Ketika Prospek Perusahaan Bagus

    Selain perusahaan dalam kondisi baik, perhatikan juga apakah perusahaan tersebut memiliki prospek perusahaan yang bagus ke depan sebelum kamu berinvestasi di sana. Amati pergerakan sahamnya melalui grafik harga saham sebagai pertimbangan.

    Selalu Lakukan Analisis Fundamental

    Selalu melakukan analisis fundamental dengan memerhatikan kondisi ekonomi dan industri secara keseluruhan serta kondisi perusahaan. Analisis ini cenderung mempertimbangkan kinerja dan proyeksi perusahaan dalam memperkirakan harga saham. Jika kamu terbiasa menggunakan analisis ini, kamu pasti tak ingin berinvestasi saham “instan” dan cocok jika kamu ingin berinvestasi jangka panjang.

    Demikian penjelasan tentang cara investasi saham yang bisa kamu terapkan, baik pemula ataupun yang sudah berpengalaman. Akan tetapi perlu diingat, apapun cara investasi saham yang kamu terapkan akan tetap memiliki risiko tersendiri. Kamu hanya bisa meminimalisirnya, karena saham sudah dikenal sebagai jenis investasi dengan risiko paling tinggi. Namun risiko tersebut jelas sepadan dengan peluang keuntungannya, alias dengan istilah high risk, high return. Apalagi kini semakin banyak yang terus tertarik menjadi investor saham.

    Posting Komentar untuk "Cara Investasi Saham Yang Benar Bagi Pemula"