Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Istilah UMA Dalam Investasi Saham

    Kamu mungkin sering mendengar informasi kalau BEI memasukkan salah satu saham ke daftar UMA (Unusual Market Activity). UMA menjadi siinyal oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada para investor yang mempunyai saham tersebut. Kalau kamu ingin belajar melakukan investasi saham, maka, unusual market activity merupakan satu dari resiko yang perlu dipahami. Apa sebetulnya uma ini? Kenapa seorang investor perlu mewaspadainya? Yuk, cari tahu secara lengkap dalam artikel berikut!

    istilah uma dalam saham

    Istilah UMA (Unusual Market Activity)?

    Mengutip situs BEI, UMA sebagai aktivitas perdagangan dan atau pergerakan harga suatu efek yang tidak biasa dalam satu periode waktu tertentu di bursa yang menurut penilaian bursa bisa mempunyai potensi mengganggu perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien.

    Menurut BEI, pengumuman UMA tidak langsung menunjukkan ada pelanggaran pada aturan perundang-undangan pasar modal. Tetapi berkaitan dengan terjadinya UMA, maka BEI sedang menyimak perkembangan transaksi beberapa saham tersebut.

    Mengacu kepada definisinya tersebut, Unusual Market Activity (UMA) merupakan kegiatan perdagangan dan/atau pergerakan harga suatu Efek yang tidak biasa dalam satu periode waktu tertentu di bursa yang menurut penilaian bursa dapat berpotensi mengusik terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, lumrah dan efektif.

    Saham tersebut sering mengalami auto reject atas (ARA) atau auto reject bawah (ARB) dalam beberapa hari. Mayoritas saham yang pernah mendapat peringatan UMA pada 2021 merupakan saham yang tidak mempunyai kapitalisasi pasar terbesar di BEI.

    Di mana Mencari Daftar Saham UMA?

    Kamu dapat melihat daftar saham yang sempat atau sedang terkena UMA di situs idx.co.id. Berikut link-nya: IDX Unusual Market Activity. Kamu juga dapat melihat informasi suspensi melalui website IDX di sini: IDX Suspensi.

    Kamu dapat melihat sesuai periode tertentu, dan kamu dapat melihat daftar saham yang terkena UMA pada masa terbaru, dan tanggal-tanggal sebelumnya. Maka, kamu bisa lebih waspada untuk trading di beberapa saham yang pernah terkena UMA.

    Saham Masuk UMA, Apa Berarti Perusahaannya Bermasalah?

    Saham yang dikabarkan terindikasi UMA oleh BEI belum tentu akan distop perdagangannya oleh BEI. Tetapi, tidak menutup kemungkinan saham yang diumumkan UMA oleh BEI lantas disuspensi dalam waktu yang berdekatan.

    Sebagai contoh saham PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) dan PT Indofarma (Persero) Tbk. (INAF) yang dikabarkan UMA oleh BEI pada 23 Juli 2020. Sebelum pemberitahuan tersebut, saham KAEF dan INAF mengalami ARA dalam beberapa hari.

    Perdagangan dua saham BUMN farmasi itu selanjutnya disuspensi oleh BEI kurang lebih dua minggu. Walaupun begitu, pada 7 Agustus 2020 perdagangan dua saham farmasi tersebut kembali dibuka oleh BEI.

    Kenapa UMA Diumumkan?

    Salah satunya alasan diumumkannya UMA oleh BEI adalah investor untuk mempertimbangkan beberapa kemungkinan yang bisa muncul di masa datang saat sebelum memutuskan investasi.

    Dengan begitu, BEI memperingatkan para investor untuk mencermati informasi itu saat sebelum melakukan jual beli saham tertentu. Investor didorong untuk mengamati semua transparansi informasi berkaitan dengan emiten tersebut yang biasanya dipublikasikan secara terbuka di website BEI.

    Transparansi informasi tersebut umumnya mencakup kinerja, rencana aksi korporasi sampai jawaban manajemen emiten atas permohonan konfirmasi bursa. Diketahui, informasi emiten adalah faktor yang menggerakkan harga suatu saham.

    Apa Tujuan UMA?

    Bursa Efek Indonesia membuat mekanisme informasi UMA supaya investor waspada dalam transaksi di beberapa saham yang masuk daftar UMA. BEI berharap investor dapat mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang bisa muncul di masa yang akan datang sebelum memutuskan investasi pada saham yang masuk daftar UMA tersebut.

    Penyebab Saham Mengalami Unusual Market Activity

    Volume aktivitas saham melewati rerata

    Menurut Bezinga yang dikutip melalui Yahoo Finance, salah satunya pemicu sebuah saham mengalami unusual market activity adalah volume aktivitas saham yang melewati rerata.

    Volume ini merujuk pada jumlah lembar saham yang diperdagangkan sepanjang waktu periode tertentu.

    Biasanya, ini terjadi saat lembar saham sudah diperjualbelikan, tapi belum ditutup oleh salah satunya pihak, atau dikatakan sebagai open interest.

    Peningkatan harga saham

    Pemicu selanjutnya saham mengalami unusual market activity yaitu mengalami peningkatan harga saham yang tidak wajar. Terutama, kalau saham itu baru saja masuk initial public offering (IPO).

    Biasanya, kenaikan harga ini terjadi karena nilai asset dasar diprediksikan akan berubah secara dramatis di masa depan.

    Sehingga, banyak investor yang manfaatkan ini untuk memperoleh margin keuntungan yang lebih besar.

    Tips Menghadapi Saham yang Mengalami UMA

    Perhatikan konfirmasi perusahaan

    Saat sebuah saham terindikasi melakukan aktivitas yang tidak wajar, BEI akan meminta konfirmasi ke perusahaan saham tersebut.

    Sebagai investor, jawaban atas konfirmasi unusual market activity dapat menjadi salah satu hal yang harus kamu lihat saat sebelum membuat keputusan investasi.

    Perhatikan kinerja dan transparansi perusahaan

    Unusual market activity sebagai himbauan dari BEI untuk para investor untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasinya. Sehingga, kamu bisa melakukan transaksi saham.

    Selain konfirmasi perusahaan terhadap BEI terkait status unusual market activity, mencermati kinerja dari perusahaan tersebut adalah hal yang penting kamu perhatikan.

    Perusahaan dengan kinerja dan keterbukaan perusahaan yang bagus berpotensi untuk berkembang dan menghasilkan keuntungan yang bagus.

    Riset rencana aksi dan kinerja perusahaan

    Hal selanjutnya yang penting diperhatikan saat saham mengalami unusual market activity yaitu mengkaji kembali rencana aksi dan performa dari perusahaan tersebut.

    Lihat kebijakan-kebijakan perusahaan yang kemungkinan akan memengaruhi pergerakan dari saham saat sebelum kamu memutuskan membeli atau menjual saham tersebut.

    Pikirkan berbagai kemungkinan yang lain

    Menurut Tempo, saham yang mengalami unusual market activity biasanya adalah saham yang mempunyai kecenderungan untuk menguap. Maka, berpotensi akan menimbulkan kerugian untuk para investor dan menurunkan keyakinan terhadap pasar saham.

    Untuk menghindar hal ini, kamu perlu memerhatikan beberapa faktor risiko yang lain saat sebelum membuat keputusan investasi di saham tertentu.

    Kriteria Saham Terkena UMA

    Biasanya suatu saham yang miliki potensi terkena UMA jika sebelumnya saham tersebut mempunyai ciri-ciri seperti berikut:

    1. Harga saham mendadak naik sangat drastis dalam sekejap (beberapa hari sampai beberapa minggu). Begitu juga sebaliknya, harga saham bisa turun begitu drastis dalam waktu singkat.
    2. Pergerakan harga saham mengalami perubahan drastis dibanding sebelumnya. Misalkan dari saham tidur atau saham tidak bergerak, kemudian harganya naik puluhan sampai ratusan persen dalam waktu yang singkat.

    Saham-saham yang mengalami UMA umumnya adalah saham-saham gorengan atau saham lapis tiga, karena saham-saham gorengan naik turunnya biasanya tidak wajar, terjadi secara drastis dalam sekejap.

    Beberapa saham yang terkena UMA tetap bisa ditradingkan, tapi dengan diberi status UMA oleh BEI, sebenarnya BEI berharap para investor lebih waspada untuk trading di saham-saham yang sedang mengalami UMA atau pernah terkena UMA.

    Karena kalau suatu saham telah terkena UMA, artinya sudah menjadi warning buat para investor. Kalau saham terkena UMA dan pergerakan harga terus bergerak tidak wajar, maka saham tersebut lama-lama akan terkena SUSPENSI.

    Kesimpulan

    Perhatikan semua informasi yang berkaitan dengan saham tersebut saat sebelum memutuskan untuk membeli saham tersebut. Unusual market activity bukan pertanda kalau kamu tidak dapat melakukan investasi pada suatu saham. Tetapi, menjadi sebuah peringatan untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasi pada saham tersebut. Perhatikan dan pelajari kembali setiap informasi yang kamu dapatkan saat sebelum memutuskan investasi.

    Sekian informasi dari kami, jika bermanfaat, mohon untuk share, ya. Kalau ada pertanyaan, silakan tulis di komentar.

    Posting Komentar untuk "Mengenal Istilah UMA Dalam Investasi Saham"